MALILI – Pantau Terkini.co.id.Terkait bom yang menewaskan tiga personil kepolisian dan lima yang
luka – luka, serta lima dari masyarakat yang luka, di Kampung Melayu, Jakarta
Timur.
Kapolres Luwu Timur, AKBP Parojahan Simanjuntak, yang dihubungi oleh awak
media mengatakan bahwa peristiwa seperti itu tidak akan terjadi di Luwu Timur
.
“Tapi kami antisipasi, karena ada intruksi dari Bapak Kapolda, tetap waspada
dan menghimbau kepada masyarakat, supaya bisa lebih peka terhadap lingkungan
kita,” katanya
AKBP Parojahan Simanjuntak juga mengatakan bahwa, Apabila ada orang asing,
yang tidak dikenal, dan ada orang yang berbeda pandangan, agar bisa melaporkan
langsung di Kepolisian atau Pemerintah Desa.
Selain itu, Kepolisian Luwu Timur mendapat intruksi langsung dari Kapolda
Sul Sel, agar fokus dengan tugas.
“Pesan kapolda untuk kepolisian Luwu Timur, bahwa kita harus fokus dengan
tugas kita, siapapun anggota kita yang bertugas dilapangan, yang berpakaian
dinas tetap tidak bisa bertugas sendiri, dan akan dikawal oleh anggota yang
bersenjata lengkap,” ungkap AKBP Parojahan Simanjuntak.
Selain itu, AKBP Parojahan Simanjuntak, menegaskan kepada setiap personil
kepolisian harus waspada dan harus melindungi diri dengan rompi anti peluru.
“Tidak bisa kita mengatakan diri kita aman, karena sasaran teroris ini bukan
lagi masyarakat tetapi anggota polisi yang berseragam, dan kami juga menghimbau
kepada anggota agar berdekatan terus dengan anggota yang bersenjata lengkap,”
terang AKBP .Parojahan
Penulis:FT/Suardi
Editor:Muhlis
0 Komentar