
LUWU TIMUR | pantauterkini.co.id | Palang Merah Indonesia (PMI) Luwu Timur telah menunjukkan pelayanan yang optimal terhadap berbagai bencana yang terjadi di Masyarakat. Metode penyelamatan yang baik dan penangan yang semakin profesional telah banyak berkontribusi bagi masyarakat. Kinerja PMI semakin baik.
Demikian
dikatakan Bupati Luwu Timur, HM Thorig Husler yang juga Ketua PMI Luwu Timur
saat membuka Diklatsar Korps Sukarela PMI Angkatan III yang bertemakan mewujudkan
relawan PMI yang teladan dan tanggap di Bumi Perkemahan Sawerigading Sorowako,
Minggu (06/08/2017).
Menurutnya
Pemerintah Daerah siap bersinergi dan mendukung tugas-tugas PMI, mengingat
daerah ini memang masuk sebagai salah datu daerah yang rawan bencana sehingga
hadirnya relawan PMI sangat membantu jika sewaktu-waktu terjadi bencana.
"Relawan
PMI telah bekerja maksimal, memberi pertolongan kepada masyarakat jika terjadi
musibah, tanpa memilah-milah, siapapun itu" katanya.
Diklatsar
III korps relawan PMI tersebut diikuti 30 peserta dari kalangan pengurus PMI
Kecamatan, pelajar, komunitas, perwakilan organisasi, brigadir kemanusiaan,
utusan perwakilan desa dan masyarakat umum dengan tim pelatih dari Andi
Aswandi dari PMI Provinsi Sulsel dan Kepala Markas PMI Sulsel, Muh Sarif.
Pengurus PMI
Luwu Timur selaku panitia pelaksana, Irsal mengatakan ada tiga tujuan utama
dari kegiatan ini. Pertama dimaksudkan untuk menambah jumlah relawan PMI diunit
markas, kemudian mengembangkan potensi SDM relawan dan ketiga penguatan
kapasitas organisasi agar lebih profesional.
Adapun model
Diklatsar ini, kata Irsal terdiri dari pemaparan materi, praktek dan latihan
simulasi bencana yang berlangsung selama lima hari dari tanggal 06 hingga 10
Agustus 2017 di Bumi Perkemahan Sawerigading Sorowako. (hr/hms/Suardi)



0 Komentar