MALILI-Pantau Terkini.co.id.Menatap
persiapan lomba Pesta Paduan Suara Gerejawi (Pesparawi) Nasional ke XII Tahun
2018 di Kota Pontianak Provinsi Kalimantan Barat, Pemerintah Kabupaten Luwu
Timur melalui Bagian Kesejahteraan Rakyat (Kesra) bekerjasama dengan
Kementerian Agama Kabupaten Luwu Timur melakukan kegiatan pembinaan pelatih
Pesparawi yang dipusatkan di Gereja Oikumene Sorowako, Rabu (23/08/2017).
Kegiatan
pembinaan pelatih Pesparawi tersebut dibuka langsung Bupati Luwu Timur, HM
Thorig Husler didampingi Ketua Lembaga Pengembangan Pesparawi Daerah (LPPD)
Luwu Timur, dr. Ana Toding. Hadir pula Anggota DPRD, Leonard Bongga, Kepala
Kemenag, H Abu Bakar, Kabag Kesra, Asmasari, dan Camat Nuha, Masdin.
Ketua LPPD
Luwu Timur, dr. Ana Toding mengatakan bahwa kegiatan pembinaan ini dilakukan
agar seluruh pelatih pesparawi ini dapat meningkatkan kualitas kinerjanya
menjadi pembina paduan suara disetiap kecamatan. Makanya, kata Ana,
pihaknya sengaja menghadirikan pemateri yang handal yakni Hendrik
Sucipto dari Jakarta dan Aman Ali Surahman dari Makassar.
"Harapan
kita, dengan dukungan pembinaan ini, kualitas pelatih pesparawi Luwu Timur
menjadi lebih baik" katanya.
Senanda
dengan Ana, Bupati Luwu Timur, HM Thorig Husler mengatakan pemerintah daerah
sangat mendukung kegiatan pembinaan Pelatih Pesparawi. Pasalnya kata Husler,
dengan semakin baiknya kemampuan pelatih pesparawi, tentu akan berdampak pada
semakin baiknya pula kualitas paduan suara gereja di Luwu Timur.
"Kesuksesan
pelatih, akan melahirkan tim paduan suara yang berkualitas. Tim Pesparawi ini,
nantinya akan kita dorong berlaga pada ajang Pesparawi Nasional ke XII di Kota
Pontianak tahun depan" kata Husler
"kiranya
kegiatan pembinaan ini dapat berjalan dengan lancar dan dapat melahirkan
pembina-pembina paduan suara yang lebih berkualitas" harap Husler.
Terpisah,
Kabag Kesra Setdakab Luwu Timur A. Asmasari mengatakan pelatih pesparawi yang
merupakan perwakilan dari 11 kecamatan yang berasal dari berbagai gereja
tersebut berjumlah 100 orang pelatih.
Lanjut Asma,
kegiatan pembinaan akan berlangsung mulai tanggal 23 s.d 25 Agustus yang
dipusatkan di Hotel Duta In Sorowako dibawah arahan Pemateri, Hendrik Sucipto
dari Jakarta dan Aman Ali Surahman dari Makassar.
Tujuan
pembinaan pelatih pesparawi dimaksudkan untuk memaksimalkan potensi lokal yang
dimiliki masing - masing Kecamatan, pasalnya kata Asma, selama ini kontingen
Pesparawi di kecamatan selalu kesulitan mencari pelatih. Disamping itu
pembinaan ini juga dijadikan ajang persiapan dan pemantapan untuk mengikuti
ajang pesparawi Nasional XII di Kota Pontianak Kalimantan Barat, kunci
Asmasari. (hms/suardi)





0 Komentar