MALILI-Pantau Terkini.co.id.Sebanyak 124 Kepala Desa di Kabupaten Luwu Timur
mengikuti kegiatan sosialisasi dana desa tahun 2017 dengan tema "Mari
bangkit dan bangun desa untuk kesejahteraan dan kemakmuran masyarakat
desa". Sosialisasi dana desa ini berlangsung di Aula Sasana Praja Kantor
Bupati Luwu Timur, Kamis (24/08/2017).
Kepala Seksi
Intelijen Kajari Luwu Timur, Dewa Ngakan Putu Andi Asmara mengatakan
sosialisasi ini merupakan kegiatan rutin untuk memberikan pendampingan dan
penerangan hukum bagi aparat pemerintah.
Disamping
itu, juga untuk mengenalkan peran Tim Pengawal dan Pengaman Pemerintahan dan
Pembangunan Daerah (TP4D) Kejaksaan Negeri Luwu Timur dalam mengawal dan
mengamankan dana desa untuk mencegah terjadinya penyimpangan dalam pengelolaan
dana tersebut.
"Harapan
kami, dana desa tetap difokuskan pada skala prioritas desa dan TP4D siap
melakukan pendampingan" katanya.
Bupati Luwu
Timur, HM Thorig Husler saat membuka sosialisasi tersebut mengatakan sebagai
amanat nawa cita presiden RI, membangun desa menjadi skala priotitas pemerintah
pusat. Dikucurkannya dana desa menunjukkan bahwa paradigma pembangunan nasional
mengarah pada wilayah pedesaan.
Sebagai
gambaran kata Husler, kucuran dana desa di Kabupaten Luwu Timur tahun ini
mendapatkan anggaran sebesar Rp. 99.140.948.000 yang disalurkan bagi 124 Desa.
Dana ini meningkat dibanding tahun sebelumnya yang hanya sebesar Rp
77.723.388.000.
Kucuran dana
desa ini kata Husler, harus dibarengi dengan pengelolaan keuangan yang benar
dan transparan serta sesuai dengan ketentuan yang berlaku. "Kepala desa
harus benar-benar paham tentang mekanisme pengelolaan keuangan sehingga tidak
terjadi kesalahan yang bisa berakibat hukum" kata Husler.
"Kepala
Desa jangan segan-segan berkonsultasi dengan tim TP4D terkait pengelolaan dan
desa agar tidak terjadi penyimpangan " tambahnya.
Orang nomor
satu di Luwu Timur ini juga menghimbau seluruh kepala desa agar segera membuat
laporan pertanggungjawaban setiap selesai melakukan kegiatan. "Jangan
menunda-nunda membuat laporan pertanggungjawaban. Sebisa mungkin selesai satu
kegiatan, langsung buatkan agar tidak menumpuk nantinya" ajak Husler.
Terakhir,
Husler juga mengingagkan agar seluruh kepala desa memasang papan informasi
tentang penggunaan dana di wilayahnya masing-masing. Hal ini Kata Husler,
sebagai bentuk transparansi Pemerintah kepada masyarakat. (hr/hms/suardi





0 Komentar