BANTAENG-Pantau
Terkini.co.id.Jabal harap jokowi buat rusun santri di Bantaeng 1 unit percontohan.. Jabal yang gagas Bantaeng
kota santri berharap pak presiden juga masukkan Bantaeng dalam rencana rusun
santri agar bisa cepat wujudkan kota santri.
Menurut jabal, kota santri adalah solusi
bagi Bantaeng agar ciptakan generasi emas yang siap dalam kondisi apapun 30
atau 40 tahun kedepan.. kesan pesantren yang kadang sebagai tempat teroris juga
harus dilawan dan di hapus menjadi tempat belajar yang baik bagi anak generasi
bangsa menurut jabal yang politisi partai golkar bantaeng.
Presiden
Joko Widodo (Jokowi) menjelaskan, Program Satu Juta Rumah tidak hanya ditujukan
ke masyarakat berpenghasilan rendah (MBR), pekerja, mahasiswa, dan TNI/Polri,
tapi juga untuk para santri di pondok-pondok pesantren. "Pemerintah
melalui Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) menargetkan
pembangunan 107 rumah susun pondok pesantren dalam rentang waktu 2015-2018.
Jumlah unitnya 3.040 dan anggarannya mencapai Rp 946,1 miliar," kata
Jokowi melalui akun Facebook, Sabtu (12/8/2017).
Beberapa
rusun yang telah selesai antara lain, Rusun Ponpes Darul Ulum di Semarang dan
Rusun Ponpes Al Hidayah di Banyumas, Jawa Tengah, Rusun Ponpes Nahdlatul Ulum
di Maros, Sulawesi Selatan dan Rusun Ponpes Darul Hikmah Tulungagung, Jawa
Timur. "Yang tengah dibangun tahun ini adalah Rusun Santri Putri Pondok
Pesantren Mustofhawiyah Purba Baru di Mandailing Natal, Sumatera Utara. Saya
sendiri yang memulai pembangunan rusun ini pada bulan Maret lalu," ujar
Jokowi.
Setelah itu, akan menyusul tahun ini antara
lain di Pidie Jaya, Mandailing Natal, Padang Pariaman, Lampung Timur, Ogan Komering
Ulu Timur, Tasikmalaya, Magelang, Semarang, Ende, Madiun, Nganjuk, Pasuruan,
Sintang, Hulu Sungai Selatan, dan Bone. Jangan bayangkan rusun untuk santri ini
seperti rumah biasa berkamar-kamar. Rusun ponpes dibangun dengan model mirip
barak yang dilengkapi fasilitas kamar tidur, meja belajar, lemari, listrik dan
air bersih. Pada tiap lantai dapat menampung 72 orang.
Jokowi mengungkapkan, rusun pondok
pesantren sengaja dibuat dalam bentuk barak agar para santri yang tinggal di
dalamnya bisa belajar hidup tenggang rasa dengan santri lainnya, terutama dalam
menjaga kebersihan dan ketertiban. "Ini salah satu cara mendidik generasi
muda agar terbiasa hidup di hunian vertikal. Semoga rusun bisa memberikan
kontribusi nyata bagi santri dalam menimba ilmu," tutupnya.(muhlis)





0 Komentar