Pantauterkini – Derasnya air sungai Citalahab Desa Sukamaju Kecamatan Nyalindung Kabupaten Sukabumi Jawa Barat paska bencana banjir bandang pada Ahad 28/12/2025 menyisakan duka mendalam bagi warga Kampung Pasir Kopo Rt 04/06 Desa Wangunreja Kecamatan Nyalindung,

Mereka harus rela meninggalkan bangku sekolah walaupun pemukimannya tidak terkena bencana, hanya jembatan gantung yang merupakan akses menuju sekolah hancur disapu banjir.

“Kami kesekolah setiap hari dengan kawan-kawan dan adik-adik kami yang masih duduk dibangku MI dan MTs melintasi sungai dengan menggunakan jembatan gantung,

Selepas banjir bandang yang memporak porandakan sawah dan jembatan, terpaksa kami harus berhenti bersekolah, meskipun masa libur kami telah berakhir dan kami harus duduk kembali dibangku sekolah mulai tanggal 5/1/2026, karena kami tidak sanggup melintasi derasnya air sungai yang sewaktu-waktu meluap akhirnya kami tidak bersekolah, tanpa jembatan tersebut kampung kami nyaris terisolir,”demikian disampaikan Ucu Elista siswi Madrasah Aliyah Peduli Lingkungan Hidup kepada wartawan mengatakan.

Lebih lanjut Ucu berharap, semoga para petinggi negri dan atau para dermawan peduli akan keberadaan kami yang terisolir

“Kami berharap kiranya musibah ini cepat berlalu, jembatan yang menjadi tumpuan harapan kami dapat dibangun kembali dan kami dapat bersekolah lagi seperti sedia kala,”harapnya

Komando Rayon Militer (Koramil) 0622-08 Nyalindung, Kodim 0622/Kabupaten Sukabumi berkenan hadir membantu meringankan korban bencana warga desa sukamaju dengan berjibaku bersama warga masyarakat membangun jembatan yang menghubungkan desa sukamaju ke desa bojongsari, disela-sela kegiatan itu mereka menyempatkan diri meninjau jembatan gantung yang hancur sebagai penghubung Kp. Pasir Badak ke Kp. Pasir Kopo, pada Rabu 7/1/2026

“Dibawah Komando Danramil (Komandan Rayon Militer) 0622-08, kami beserta anggota hadir untuk membantu warga yang terkena dampak bencana banjir bandang, sebisa dan semampu kami akan kami laksanakan demi meringankan beban warga masyarakat yang terkena musibah banjir,”demikian disampaikan Sertu Alwan. S selaku Bintara Urusan Dalam Koramil (Bati Tuud) kepada wartawan mengatakan.

Lebih lanjut ia mengatakan, mudah-mudahan kami dapat membangun kembali jembatan yang menghubungkan kedua kampung.

“Kami akan coba berupaya membantu membangun kembali jembatan gantung yang hancur disapu banjir, yang menghubungkan Kp. Pasir Badak Desa Sukamaju ke Kp. Pasir Kopo Desa Wangunreja sepanjang kurang lebih 50 meter dengan lebar kurang lebih 2 meter, hal ini akan kami laporkan kepada pimpinan, mohon doa semoga rencana kita semua dapat terkabulkan,”pungkasnya

 

 

Editor  : Usep