Pantauterkini – Paska bencana banjir bandang akibat hujan deras yang
mengguyur pada 28/12/2025, warga masyarakat desa Sukamaju Kecamatan Nyalindung
Kabupaten Sukabumi Jawa Barat, berangsur mulai pulih bangkit dari keterpurukan
menerima kenyataan dari sebuah musibah untuk dijadikan bekal pengalaman berharga.
Warga masyarakat antusias menyambut kunjungan dari Muspika Kecamatan Nyalindung yang didampingi relawan PMI, pada Senin, (5/1/2026), hadirnya rombongan muspika tersebut mewarnai semangat warga untuk bangkit kembali dengan aksi kecil menggerakkan roda perekonomian,
“Kami ucapkan terima kasih yang tak terhingga kepada tim dari muspika kecamatan yang berkenan hadir ditengah-tengah warga terdampak musibah banjir, memberi semangat untuk bangki lebih maju, bekerja dan berpikir positif membangun desa kearah yang lebih baik,”demikian disampikan Cece Deni Haryadi kepada wartawan disela-sela kesibukannya membangun jembatan sementara yang menghubungkan desa Sukamaju dan Bojongsari.
Lebih lanjut Cece mengatakan, kami berusaha keras membangun jembatan ini dengan warga masyarakat mengumpulkan dan merangkai material jembatan dari bambu, kayu dan pohon kelapa.
‘Alhamdulillah jembatan Cicadas ini hampir rampung dikerjakan, walaupun menggunakan material seadanya, namun paling tidak dapat digunakan melintas dari dan ke desa sukamaju dengan harapan dapat menggerakan roda perekonomian di desa kami,”harapnya
Sekmat Kecamatan Nyalindung Endi Suhendi, kepada wartawan mengatakan, saya ucapkan trima kasih kepada seluruh warga Kecamatan Nyalindung wabil husus warga desa sukamaju yang telah berjibaku membangun kembali infrastruktur yang rusak paska bencata banjir diakhir tahun 2025.
“Banjir diakhir tahun menyisakan duka mendalam bagi warga Kecamatan Nyalindung Kabupaten Sukabumi, rumah tertimbun longsor, jembatan yang mehubungkan antar desa dan antar kampung serta hektaran sawah rata disapu banjir, dari data laporan sementara yang kami himpun lahan pertanian sawah dan kebun mengalami kerusakan kurang lebih 200 hektar, 18 jembatan terputus, kurang lebih sepanjang satu kilomeret saluran irigasi yang rusak, 15 rumah yang rusak dan tertimbun longsor serta kurang lebih 20 titik longsor yang menutupi jalan, baik jalan desa ataupun jalan kabupaten,”pungkasnya
Editor : Usep




0 Komentar