KepalaKantor Badan Penanaman Modal dan pelayanan Perizinan Terpadu(BPMP2T) Kota Depok-Abdul Rahman MSi

PantauTerkini.com,Depok– Badan Penanaman Modal dan Pelayanan Perizinan Terpadu (BPMP2T) Kota Depok menggelar Forum Rencana Kerja (Renja) untuk tahun anggaran 2026 yang akan menjadi landasan perencanaan tahun 2027. 


Acara ini mengusung tema ambisius, "Peningkatan daya saing daerah menuju Depok maju," dan bertujuan untuk mengoptimalkan kinerja BPMP2T dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat dan investor.

 

Kepala BPMP2T, Abdul Rahman MSi, yang akrab disapa Abra, menjelaskan bahwa pihaknya berkomit men untuk meran cang strategi yang efisien, cermat, dan strategis guna mencapai pelayanan prima. 


Hal ini disampaikan Abra usai acara yang berlangsung di ruang rapat BPMP2T pada Jumat, (20/02 /2026).

 

"Ada angka-angka yang harus kita tingkatkan sekaligus ini merupakan peluang dan tantangan yang mengangkat pelayanan, seperti indeks pelayanan prima, waktu pelayanan, serta pemangkasan dalam indikator target kinerja kita. Ini yang kita coba rencanakan," ungkap Abra, menegaskan fokus pada peningkatan kualitas dan kecepatan layanan.

 

Abra menambahkan bahwa BPMP2T akan terus mendorong penggunaan Bedas Digital Service (BDS) untuk pelayanan yang lebih cepat dan prima. Upaya ini juga diharapkan dapat menciptakan iklim investasi yang lebih kondusif, menarik lebih banyak investor untuk masuk ke Depok. Optimalisasi potensi geografis dan jenis usaha yang ada di Depok menjadi kunci untuk mewujudkan hal tersebut.

 

"Tentu harus punya baseline data berkaitan dengan usaha-usaha yang selama ini banyak sekali, seperti tempat industri dan UMKM," jelas Abra, menyoroti pentingnya data akurat untuk perencanaan investasi yang efektif.

 

Lebih lanjut, Abra menyatakan bahwa penunjukan Mal Pelayanan Publik (MPP) kini sudah berjalan, dengan target utama adalah MPP Digital. Untuk kesiapan sumber daya manusia (SDM), BPMP2T akan melakukan peningkatan kapasitas personel melalui berbagai program Bimbingan Teknis (Bintek) dan pelatihan lainnya.

 

Namun, terkait adanya pembentukan Satuan Tugas (Satgas) Investasi Depok, Penjaga Iklim Usaha, atau Kelompok Kerja Ramah Investasi, Abra mengaku belum memiliki informasi mengenai hal tersebut.

 

MPP Digital: Transformasi Layanan Publik di Era Digital

 

Untuk diketahui, MPP Digital atau Mal Pelayanan Publik Digital merupakan platform pelayanan publik terintegrasi berbasis aplikasi/elektronik. Platform ini menyatukan berbagai layanan dari instansi pusat, daerah, Badan Usaha Milik Negara/Daerah (BUMN/D), dan pihak swasta secara daring. Dengan adanya MPP Digital, masyarakat dapat mengurus berbagai perizinan dan dokumen tanpa perlu datang langsung ke kantor layanan, sehingga meningkatkan efisiensi, kecepatan, dan transparansi birokrasi. Inovasi ini diharapkan menjadi salah satu pilar utama dalam mewujudkan pelayanan publik yang modern dan responsif di Kota Depok.(wis).