Pantauterkini – Beredar konten deepfake disejumlah jejaring social yang isinya seruan aksi damai yang diduga diposting oleh salah satu organisasi profesi guru, tertulis pada video tersebut PD PGM Indonesia KBB dengan durasi 2.58 menit,

Pada video tersebut mengajak semua guru khususnya guru honor madrasah untuk melakukan aksi damai pada tanggal 11 Februari 2026 mendatang, menuntut keadilan bagi guru honor madrasah yang selama ini mereka anggap pemerintah diskriminatif terhadap guru honor madrasah,

Melalui pesan WhatsApp Kang Hasullah selaku Kordinator Lapangan (Korlap)  Rencana Aksi Damai 11/2/2026 kepada wartawan mengatakan, berbagai tuntutan akan disampaikan terkait keluhan guru honor madrasah swasta.

“Per hari ini tercatat sejumlah 4.570 peserta yang siap hadir menyampaikan aspirasinya pada kegiatan aksi damai 11/2/2026 mendatang di Gedung DPR RI Jakarta, dengan mengenakan seragam Batik PGM/Baju Putih Hitam, kami akan menyampaikan tuntutan diantaranya,

Memohon keadilan bagi guru honor madrasah yang selama ini mengabdi tanpa kepastian yang jelas, untuk itu kami akan mendesak DPR RI serius memperjuangkan guru honor madrasah swasta agar tidak ada lagi diskriminasi, kami juga memohon agar pemerintah mengikut sertakan seleksi PPPK bagi guru honor madrasah swasta untuk ditempatkan di madrasah negeri atau swasta serta kami memohon tunjangan sertifikasi dan atau tunjangan lainnya dibayarkan rutin bulanan (seperti sistem pengajian).”Harapnya

Sementara itu dilain pihak Pengurus Besar Perkumpulan Guru Inpassing Nasional (PB PGIN) dalam suratnya bernomor : 012/PGIN/PB.2/2026 tertanggal, 5 Februari 2026 yang ditanda tangani ketua umum Hadi Sutikno. S.Pd.I dan sekretaris Deni Subhani. M.Pd.I,  yang beredar dimedia social, menyatakan dengan tegas tidak ikut dan tidak terlibat dalam rencana aksi 11/2/2026 tersebut,

 

 

 Editor : Usep