Pertemuan itu untuk mengklarifikasi dugaan kelalaian pelayanan Medical Check Up (MCU) yang dialami pasien berinisial IR, (55).
Yanyan didampingi Wakil Direktur Pelayanan dr. Supri dan Kabag Humas menyampaikan apresiasi atas masukan publik. Ia memastikan insiden yang terjadi adalah kesalahan administrasi, bukan kesalahan medis.
“Selama mengemban amanah menjadi Plt, baru pertama kali insiden seperti ini terjadi. Kami menyampaikan permohonan maaf atas ketidaknyamanan yang terjadi,” ujar Yanyan di aula RSUD.
Berdasarkan penelusuran internal, yang tertukar hanya hasil radiologi rontgen dengan milik pasien lain. Keseluruhan dokumen MCU pasien IR tidak ikut tertukar.
Pasien IR menjalani MCU pada Jumat, 19 Juni 2026 untuk keperluan pribadi. Hasil dijadwalkan diambil Senin, namun baru diambil pada Rabu. Saat pengambilan, terjadi salah tempat berkas sehingga amplop berisi hasil rontgen orang lain.
Mengetahui kekeliruan, petugas administrasi langsung meminta maaf. Humas RSUD juga bergerak cepat dengan mendatangi kediaman keluarga IR di Kecamatan Cibeureum pada hari yang sama untuk klarifikasi dan penyampaian maaf secara langsung.
“Secara institusi, humas telah berupaya menghubungi keluarga dan menyiapkan pertemuan resmi guna mencari penyelesaian secara baik,” jelas Yanyan.
RSUD tidak berhenti di permintaan maaf. Rumah sakit sudah menjalankan pemeriksaan internal terhadap petugas yang terlibat sesuai ketentuan kepegawaian.
“Sedang dilakukan proses pemeriksaan dan penyusunan berita acara. Hasilnya akan menjadi dasar penetapan sanksi agar kejadian serupa tidak terulang,” tegasnya.
Sebagai langkah preventif jangka panjang, RSUD R. Syamsudin SH memperkuat tata kelola administrasi dan mengoptimalkan penggunaan rekam medis elektronik, diharapkan digitalisasi mampu menekan potensi human error sekaligus meningkatkan akurasi pelayanan.
“Kami berkomitmen melakukan perbaikan berkelanjutan agar pelayanan kesehatan kepada masyarakat semakin baik,” pungkas Yanyan.
Perwakilan keluarga, Indra CH, membenarkan adanya kunjungan RS pada Selasa (30/6/2026). Ia menyampaikan seluruh keluhan keluarga telah diterima manajemen RS.
Pihak RSUD juga mengagendakan kunjungan lanjutan pada Rabu (1/7/2026) bersama dokter yang menangani, untuk menjelaskan hasil pemeriksaan rontgen secara detail kepada Ibu IR.
Budaya terbuka terhadap kritik dan fokus pada keselamatan pasien menjadi penekanan utama RSUD R. Syamsudin SH pasca-insiden ini.
Editor :
usep





0 Komentar