Pantauterkini — Kabar duka menyelimuti dunia pendidikan madrasah Kabupaten Sukabumi Jawa Barat. Cece Marpudin (55), Bendahara Kelompok Kerja Madrasah Tsanawiyah (KKMTs) Kabupaten Sukabumi, meninggal dunia pada Kamis, 2 Juli 2026 pukul 05.30 WIB di RSUD R. Samsudin SH, Kota Sukabumi. Almarhum diduga wafat akibat gagal ginjal.

Almarhum merupakan sosok penting di balik berdirinya Yayasan Yapim Jaya. Hingga akhir hayatnya, ia tercatat sebagai guru di MTs Yapim Jaya Cantayan Sukabumi.

"Pak Cece adalah bagian dari pendiri Yayasan Yapim Jaya. Yayasan ini menaungi pendidikan MTs, MA, hingga pesantren. Jadi beliau bukan hanya guru, tapi juga perintis," ujar Wawan Stiawan, Kepala MTsN Cikembar sekaligus Ketua KKMTs Kabupaten Sukabumi.

Di dunia organisasi, dedikasi almarhum tak diragukan. Ia merupakan aktivis madrasah sejak lama. Sebelum menjabat Bendahara KKMTs Kabupaten Sukabumi, ia juga pernah menjadi pengurus KKM MTs Cisaan.

"Semasa hidupnya beliau adalah aktivis madrasah yang bekerja tanpa pamrih demi memajukan pendidikan, khususnya pendidikan agama. Beliau dikenal sebagai pribadi yang baik dan bijaksana," lanjut Wawan.

Jenazah almarhum dimakamkan pada Kamis siang. Prosesi pemakaman dihadiri seluruh guru Yapim Jaya, jajaran pengurus KKMTs Kabupaten Sukabumi, tokoh masyarakat, serta pejabat Kantor Kementerian Agama Kabupaten Sukabumi.

Kepala Seksi Madrasah Kemenag Kabupaten Sukabumi, H. Maman Hidayat, menyampaikan belasungkawa sebelum prosesi penguburan.

"Almarhum adalah orang baik, bijaksana, rendah hati, dan memiliki dedikasi luar biasa di dunia pendidikan. Kami semua berdoa semoga almarhum mendapat tempat yang layak di sisi Allah SWT. Kami yakin beliau adalah orang baik yang luar biasa berjuang untuk kemajuan pendidikan," tuturnya.

Selamat jalan Pak Cece. Jasa dan pengabdian almarhum untuk pendidikan madrasah di Sukabumi akan selalu dikenang.

 

 

 

 

 

 

 

Editor   : Usep