Pantauterkini – Panitia Konferensi Provinsi (Konferprov) Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Jawa Barat memastikan seluruh tahapan menuju hajatan 5 tahunan itu berjalan sesuai AD/ART dan Peraturan Organisasi.

Kepastian itu disampaikan dalam Sosialisasi Tahap I secara daring yang digelar Sabtu, 25 Juli 2026. Acara diikuti para Ketua PWI kabupaten/kota se-Jawa Barat, jajaran pengurus, serta Steering Committee (SC) dan Organizing Committee (OC).

Konferprov PWI Jabar 2026 dijadwalkan berlangsung pada Rabu–Kamis, 12–13 Agustus 2026 di Hotel Horison Ultima Bandung.

"Penetapan tanggal 12–13 Agustus mempertimbangkan masa berlaku SK Plt yang berakhir 19 Agustus 2026. Jadi semua tahapan tetap kami laksanakan dalam koridor organisasi, meski waktunya terbatas," ujar Plt Ketua PWI Jabar sekaligus Ketua SC, Ahmad Syukri.

Tantangan terbesar tahun ini ada di efisiensi anggaran. Dengan Daftar Pemilih Tetap (DPT) mencapai sekitar 816 orang, kebutuhan awal diperkirakan menembus Rp1 miliar lebih.

Namun lewat optimalisasi dan dukungan berbagai pihak, panitia berhasil menekan kebutuhan menjadi sekitar Rp450 juta.

"Kami berupaya semaksimal mungkin agar Konferprov tetap terlaksana tanpa mengurangi kualitas maupun tahapan organisasi yang harus dijalankan," kata Ahmad Syukri.

Untuk efisiensi peserta, panitia akan menerapkan sistem mandat sesuai AD/ART PWI. Untuk organisasi dengan 500-1000 anggota, satu peserta berhak membawa maksimal 3 mandat.

Ahmad Syukri meminta seluruh PWI kabupaten/kota segera menggelar rapat internal untuk menentukan delegasi dan segera memutakhirkan data anggota.

Pendaftaran Bakal Calon Ketua PWI Jabar dan Ketua Dewan Kehormatan (DK) dibuka 27–31 Juli 2026 di Sekretariat PWI Jabar.

Selanjutnya ada masa perbaikan administrasi 1–2 Agustus 2026 sebelum berkas dikirim ke PWI Pusat untuk verifikasi. Nama calon yang lolos akan diumumkan menjelang konferensi.

Masa kampanye juga dibuka sejak 27 Juli hingga 11 Agustus 2026 agar seluruh bakal calon bisa menyampaikan visi, misi, dan program kerja ke anggota di daerah.

Soal hak pilih, panitia menegaskan tidak akan ada anggota yang dirugikan karena masalah administrasi. Bagi yang KTA-nya masih proses perpanjangan, panitia akan memfasilitasi percepatan.

"Kami ingin memastikan tidak ada anggota yang kehilangan hak konstitusionalnya dalam konferensi hanya karena persoalan administrasi," tegasnya.

Ketua OC Roberto Purba menyampaikan, kebutuhan teknis seperti pemesanan ballroom, akomodasi peserta, sistem publikasi, hingga pelayanan sudah dipersiapkan. Petugas sekretariat juga disiagakan untuk melayani pendaftaran dan koordinasi dengan daerah.

"Kami berkomitmen memastikan seluruh kebutuhan pelaksanaan Konferprov tersedia dengan baik agar pelaksanaan berjalan lancar," ujar Roberto.

Melalui sosialisasi ini, SC dan OC berharap Konferprov 2026 menjadi momentum memperkuat profesionalisme organisasi, mempererat persatuan insan pers, dan melahirkan kepemimpinan PWI Jabar yang berintegritas serta mampu menjawab tantangan jurnalistik ke depan.

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Editor   : Usep