DEPOK,PantauTerkini: Badan Kontak Majelis Taklim (BKMT) Kota Depok terus memperkuat silaturahmi sekaligus meningkatkan wawasan keagamaan para anggotanya. Kegiatan pertemuan rutin yang digelar menjelang peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia itu juga menjadi momentum mempersiapkan sejumlah agenda besar BKMT.
Ketua BKMT Kota Depok, Hj. Rukoyah, menyampaikan rasa syukur atas terlaksananya kegiatan silaturahmi yang diikuti para ibu-ibu majelis taklim. Menurutnya, kegiatan tersebut bukan sekadar pertemuan rutin, tetapi juga menjadi sarana mempererat persaudaraan dan meningkatkan semangat dalam menjalankan kegiatan keagamaan.
“Alhamdulillah, mudah-mudahan di waktu-waktu yang akan datang kita bisa kembali membentuk dan memperkuat kepengurusan sehingga kegiatan BKMT di Kecamatan Limo dan wilayah lainnya semakin aktif,” ujarnya.
Ia juga mengajak seluruh anggota untuk tidak menyia-nyiakan kesempatan menghadiri majelis taklim. Menurutnya, kehadiran di majelis merupakan bagian dari ikhtiar mendekatkan diri kepada Allah SWT sekaligus memperluas ilmu dan wawasan keagamaan.
Dalam kesempatan tersebut, BKMT Kota Depok juga membahas persiapan menghadapi agenda BKMT tingkat nasional. Muktamar BKMT dijadwalkan berlangsung pada 24-26 September 2026 di Asrama Haji Pondok Gede dan puncak rangkaiannya dilaksanakan di kawasan Senayan.
Ketua BKMT Jawa Barat Hj. Afifah Hasan LC dalam Tauziahnya. Kamis (13/08/2026).Sementara itu Ketua BKMT Jawa Barat, Hj. Afifah Hasan, LC, menyampaikan bahwa antusiasme BKMT Jawa Barat untuk menghadiri muktamar sangat tinggi. Bahkan, meski undangan resmi dan pembagian kuota peserta belum sepenuhnya diterima, sejumlah daerah di Jawa Barat telah menunjukkan kesiapan untuk mengirimkan perwakilan.
“BKMT ini luar biasa. Saudara-saudara kita dari berbagai kota dan kabupaten di Jawa Barat sudah siap. Bahkan jumlahnya diperkirakan bisa mencapai ribuan jamaah,” kata Afifah.
Ia menjelaskan, BKMT merupakan wadah silaturahmi majelis taklim yang memiliki jaringan luas, tidak hanya di Jawa Barat, tetapi juga di berbagai daerah di Indonesia. Muktamar nantinya menjadi momentum penting untuk memperkuat organisasi sekaligus memilih kembali kepengurusan tingkat nasional untuk periode berikutnya.
Selain persiapan muktamar, pertemuan BKMT Kota Depok juga menjadi ruang untuk memperluas wawasan melalui kegiatan pembinaan dan kajian keagamaan. Kehadiran pengurus dari tingkat Jawa Barat diharapkan dapat memberikan tambahan pengetahuan sekaligus memperkuat koordinasi antara BKMT Kota Depok dengan pengurus di tingkat provinsi.
Afifah menekankan pentingnya menjaga silaturahmi karena hubungan antarsesama anggota menjadi salah satu kekuatan utama BKMT.
“Kalau kita tidak saling mengenal, bagaimana bisa tumbuh rasa sayang dan kepedulian.
Suasana Pengajian bulanan BKMT Kota Depok yang dihadiri oleh Ketua BKMT Jawa Barat -Hj Afifah Hasan L.C.
Karena itu, pertemuan seperti ini penting untuk memupuk kebersamaan dan persaudaraan,” tuturnya.
Sementara itu, BKMT Kota Depok juga telah menyiapkan sejumlah agenda ke depan. Salah satunya kegiatan peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW yang dijadwalkan berlangsung pada September 2026 di Kota Depok.
Melalui rangkaian kegiatan tersebut, BKMT berharap majelis taklim tidak hanya menjadi tempat menimba ilmu agama, tetapi juga menjadi ruang membangun kebersamaan, memperkuat kepedulian sosial, serta mendorong para jamaah untuk terus aktif dalam kegiatan positif di tengah masyarakat.
Di tengah kesibukan dan berbagai tantangan kehidupan, para pengurus BKMT mengingatkan jamaah agar tetap menjaga semangat menghadiri majelis. Sebab, dari pertemuan sederhana di majelis taklim, tumbuh silaturahmi, persaudaraan, dan semangat bersama untuk menjadi pribadi yang lebih baik.
Kegiatan tersebut pun ditutup dengan ajakan kepada seluruh jamaah untuk terus menjaga kesehatan, meningkatkan semangat belajar agama, serta mempersiapkan diri mengikuti berbagai agenda BKMT yang akan datang.(wis).




0 Komentar