Siswa MTs. Lingkungan Hidup Pengibar Bendera Merah Putih (poto pantauterkini)
Pantauterkini— Semangat kemerdekaan terasa sampai ke pelosok desa. Ribuan warga memadati halaman Madrasah Ibtidaiyah Pasir Badak, Kedusunan Pasirkandel, Desa Sukamaju, Kecamatan Nyalindung, Kabupaten Sukabumi Jawa Barat, untuk mengikuti Upacara Pengibaran Bendera Merah Putih dalam rangka HUT ke-81 Republik Indonesia, Senin 17/8/2026.

Upacara berlangsung khidmat, bendera merah putih dinaikkan oleh 17 pelajar pilihan. 2 orang berasal dari MI Pasir Badak dan 15 orang dari MTs Lingkungan Hidup. Naskah UUD 1945 dibacakan siswi MI Pasir Kandel, pemimpin upacara dipercayakan kepada siswa MA Peduli Lingkungan Hidup, dan yang menjadi pembina upacara oleh Abdurahman (Kepala Dusun Pasirkandel), sementara pembacaan tek Proklamasi dibacakan oleh Jujun Junaedi selaku Tokoh Masyarakat

Turut hadir Ketua RT/RW, tokoh alim ulama, tokoh masyarakat, para kepala madrasah dan sekolah, tokoh pemuda, serta siswa-siswi dari berbagai jenjang pendidikan. Mulai dari PAUD Hati Suci, RA Nurul Iman, MI Pasir Badak, MI Pasir Kandel, MTs Lingkungan Hidup, hingga MA Peduli Lingkungan Hidup. Kehadiran mereka membuat lapangan upacara penuh sesak.

"Alhamdulillah kegiatan berjalan lancar. Kurang lebih 1.200 warga masyarakat di wilayah Kemandoran Pasir Kandel Desa Sukamaju antusias mengikuti upacara pengibaran bendera merah putih ini," kata Eril Sunarya selaku Ketua Panitia Penyelenggara kepada wartawan mengatakan.

Lebih lanjut Eril menambahkan, peserta upacara berasal dari berbagai unsur. Ada perwakilan lembaga pendidikan, organisasi masyarakat, RT/RW, hingga warga umum.

"Kami ucapkan terima kasih kepada semua pihak yang telah berpartisipasi. Mulai dari Ketua RT, Tokoh masyarakat, tokoh ulama, tokoh pemuda para guru, sampai anak-anak sekolah," ucapnya

Dalam amanatnya, Pembina Upacara mengajak warga tidak menjadikan 17 Agustus hanya sebagai acara tahunan.

"Di tengah perkembangan zaman yang semakin modern, kita menghadapi berbagai tantangan yang dapat mengikis rasa kebangsaan. Oleh karena itu kita harus tetap berpegang teguh pada Pancasila sebagai dasar negara dan pedoman hidup berbangsa," pesannya.

Ia juga menekankan pentingnya menjaga nilai sosial. "Gotong royong, kepedulian, toleransi, saling menghormati, dan saling membantu adalah warisan budaya bangsa yang harus terus kita lestarikan. Mari kita isi kemerdekaan dengan kerja nyata dan semangat kebersamaan agar lingkungan kita semakin maju, aman, sejahtera, dan harmonis."ajaknya

Upacara ditutup dengan doa bersama. Sorak "Merdeka" menggema saat bendera berkibar sempurna di tiang, menandai semangat persatuan warga Sukamaju yang tak pernah padam.

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Editor   : Usep