Persiapan Jelang Porprov XV Jawa Barat 2026 (Poto : Istimewa)

Pantauterkini - Jalan menuju Porprov XV Jawa Barat 2026 mulai dipanaskan. KONI Kabupaten Sukabumi tancap gas dengan mengerahkan kekuatan penuh: 509 personel.

Jumlah itu bukan hanya atlet. Di dalamnya ada pelatih, official, tim medis, hingga awak media yang akan menjadi satu kesatuan kontingen. Mereka akan bertarung di tiga kota tuan rumah - Kota Bekasi, Kota Bogor, dan Kota Depok - pada 7 hingga 20 November mendatang.

Agar pergerakan kontingen sebesar ini tidak berantakan, Ketua Umum KONI Kabupaten Sukabumi Sirojudin mengambil langkah taktis. Ia membentuk Tim Satuan Pelaksana (Satlak) yang dikomandoi langsung Sekretaris Umum KONI, Ahmad Fakhrizal.

Fakhrizal menyebut Satlak adalah dapur pacu persiapan. Tugasnya menyaring siapa yang benar-benar siap tempur pasca Babak Kualifikasi (BK).

"Kami harus memilah atlet lolos BK yang benar-benar berpotensi menyumbang medali. Semua kalkulasi ini penting untuk menentukan posisi akhir Kabupaten Sukabumi," ujar Fakhrizal.

Tak hanya soal siapa yang tanding, Satlak juga mengawal semua lini. Mulai dari pemusatan latihan (TC), alokasi anggaran, logistik, pendaftaran atlet, sampai antisipasi sengketa di arena.

Tantangannya tidak kecil. Di tengah isu efisiensi anggaran, target yang dipatok justru tinggi: masuk 10 besar dengan 90 medali.

"Menyiapkan kontingen sebesar ini jelas bukan tugas ringan. Tapi dengan kerja sama yang solid, target 10 besar dan 90 medali sangat mungkin kita amankan," katanya.

Di akhir, Fakhrizal juga menitipkan pesan penting untuk keluarga besar olahraga Sukabumi. Ia meminta semua pihak berhenti berfriksi dan merapatkan barisan.

"Saatnya kita menyatukan kekuatan. Musuh kita yang sebenarnya adalah 27 Kabupaten/Kota se-Jawa Barat, bukan sesama kita. Mari fokus dan bersatu demi membawa harum nama Kabupaten Sukabumi," pungkasnya.

 

 

 

 

 

 

 

 

Editor   : Usep