Pemudi Kampung Sawah Lega RT 06 RW 04 Kelurahan/Kecamatan
Citamiang Kota Sukabumi (Poto : Istimewa)
Pantauterkini— Di tengah derasnya arus budaya modern, ada satu kampung di
Sukabumi yang masih setia menjaga napas leluhur. Sejak 1975 hingga 2026,
Kampung Sawah Lega RT 06 RW 04 Kelurahan/Kecamatan Citamiang Kota Sukabumi Jawa
Barat, konsisten menggelar pertunjukan Tari Jaipong. Pelakunya? Anak-anak dan
pemudi setempat.
Jaipong sendiri adalah tarian khas Jawa
Barat. Geraknya lahir dari perpaduan pencak silat, ketuk tilu, dan wayang
golek. Dan di kampung ini, tarian itu bukan sekadar tontonan. Ia sudah jadi
identitas yang diwariskan turun-temurun.
Tradisi ini pertama kali digagas tahun 1975
oleh para ibu dan tokoh masyarakat. Tujuannya sederhana. Agar anak-anak punya
kegiatan positif dan mengenal budayanya sendiri.
Waktu itu nggak ada sanggar. Latihan
digelar di halaman warga tiap sore. Pengiringnya cuma kendang bambu dan gong
seadanya. Dari kondisi itulah cikal bakal sanggar kecil kampung terbentuk.
Memasuki era 1990-an sampai 2000-an,
tongkat estafet pindah tangan. Anak-anak SD dan SMP mulai dilibatkan sebagai
penari cilik. Para pemudi naik level jadi penari utama sekaligus pelatih.
"Yang penting bukan mewahnya panggung,
tapi semangat anak-anak mau belajar. Kalau mereka bisa gerak dan hafal irama
kendang, berarti budaya kita masih hidup," ujar salah satu sesepuh pelatih
dari generasi pertama.
Di usia yang hampir 51 tahun, tradisi ini
membuktikan satu hal: pelestarian budaya nggak harus nunggu panggung besar.
Cukup mulai dari RT, dari anak-anak, dari latihan rutin.
Dampaknya nyata:
1. Menjaga identitas: Anak-anak Sawah Lega
kenal gerak Jaipong sebelum tren K-Pop masuk
2. Mempererat sosial: Latihan bersama bikin
hubungan antar warga RT 06 RW 04 makin kuat
3. Jadi daya tarik: Warga RT lain sering diundang nonton. Beberapa
penari binaan bahkan sudah tampil di acara tingkat kecamatan
Para penggerak sekarang berharap ada
dukungan dari pemerintah desa dan dinas kebudayaan. Bentuknya pelatih
bersertifikat, alat musik, dan ruang latihan tetap. Tujuannya satu: agar
tradisi 1975-2026 ini terus jalan sampai 2075 dan seterusnya.
"Jaipong itu napas orang Sunda. Kalau
napasnya dijaga dari kampung, Indonesia nggak akan kehilangan budayanya,"
tutup Ibu Hani, ketua panitia kegiatan tahunan.
Tentang Kp. Sawah Lega RT 06 RW 04
Kp. Sawah Lega adalah salah satu kampung di
wilayah Sukabumi, Jawa Barat, yang fokus pada pembinaan seni budaya berbasis
komunitas. Kegiatan utamanya adalah pelatihan seni tari tradisional untuk anak
dan remaja.
Editor : Usep
Sumber
: Ketua RT 06 Herman Nur
Fauzi & Aktivis Sosial, Seni dan Budaya Lutfi Imanullah



0 Komentar