Pantauterkini – Dibalik megahnya program MBG (Makan Bergizi Gratis) disesalkan oleh para siswa/siswi PAUD Hati Suci dan MA. Peduli Lingkungan Hidup Desa Sukamaju Kecamatan Nyalindung Kabupaten Sukabumi Jawa Barat, pada hari ini (24/11/2025) sekolah tersebut tidak kebagian MBG.
Nurmi Sopariah, selaku penaggung jawab ompreng MBG (food tray) PAUD Hati Suci, kepada wartawan mengatakan, Pada kesempatan pagi hari ini kami hanya mengelus dada, pasalnya sekolah kami tidak kebagian jatah makan bergizi geratis (MBG).
“Kami selaku penanggung jawab ompreng di sekolah PAUD Hati Suci merasa kasihan terhadap siswa/siswi PAUD, mereka dari pagi sampai siang hari menanti jatah MBG, tapi apa mau dikata, kata petugas lapangan dapur MBG Yayasan Agahta Hearts Chariti yang berlokasi Desa Wangunreja Kecamatan Nyalindung Kabupaten Sukabumi, melalui pesan singkat WhatsApp, katanya mohon maaf untuk hari ini tidak kebagian jatah MBG, karena dari pihak dapur terjadi salah perhitungan,”jelasnya
Hal senada disampaikan Jajah Koswara selaku penanggung jawab ompreng pada Madrasah Aliyah Peduli Lingkungan Hidup ia mengatakan, Sungguh kami merasa kesal kepada petugas dapur MBG, soalnya para siswa menanti jatah MBG yang tak kunjung datang.
“Kami merasa kesal terhadap petugas MBG,
pasalnya dari pagi hingga siang hari MBG buat Madrasah kami tidak ada, melalui
pesan singkat kami konfirmasikan terhadap petugas MBG yang bertanggung jawab di
lapangan, petugas lapangan mengatakan, “Jadi begini Pak, karena dari pihak
dapur ada kesalahan, mohon maaf hari ini tidak kebagian jatah MBG buat PAUD dan
MA, mungkin besok diganti dengan keringan,”katanya
Petugas Lapangan MBG Muhamad Salam, ketika ditanya wartawan melalui pesan singkat, ia mengatakan, "Siap sudah dikonfirmasi kepada petugas dapur, mau diganti sama keringan, nanti dikimnya pada hari rabu." jelasnya
Tokoh masyarakat Desa Sukamaju, selaku
pemerhati Pendidikan yang tidak mau disebut namanya, kepada wartawan mengatakan. Ini mutlak
pemerintah harus hadir memantau dan memastikan bahwa jatah MBG buat siswa harus
selalu ada, jangan asal-asalan mendata hingga pada akhirnya siswa dirugikan, di
Sukamaju pada hari ini bukan hanya PAUD dan Madrasah Aliyah saja yang tidak
kebagian jatah MBG, malah ada salah satu RA kabarnya tidak kebagian
pula.
“Pemerintah harus memastikan jatah MBG
buat siswa haru selalu ada sesuai dengan ketentuan, soalnya kami perhatikan MBG
ini dipandang menyalahi ketentuan, coba lihat info yang berseliweran pada media sosial, MBG
ini tidak memenuhi ketentuan, baik jenis maupun takaran yang dicanangkan, walaupun
info tersebut belum tentu benar, tetapi alangkah baiknya jika dapur MBG segera
memperbaiki diri,”harapnya
Lebih lanjut ia mengatakan, karena MBG ini
dipandang carut marut, sampai ada siswa yang tidak kebagian, pemerintah melalui
aparat penegak hukum baik Kepolisian ataupun Kejaksaan diharapkan segera
melakukan penyelidikan dan penyidikan demi selamatnya uang Negara,”pungkasnya
Editor :
Usep



0 Komentar