Balikpapan | Pantauterkini.com |Jumat, 27 februari 2026 bertepatan dengan 9 Ramadhan 1447H, Astindo Kalimantan timur dibawah pimpinan ibu William Levin menyelenggarakan kegiatan Buka puasa bersama dengan para stake holder pelaku wisata yang ada di Kalimantan timur, terkhusus yang aktif di kota Balikpapan.

Kegiatan tersebut digagas secara mandiri oleh astindo tanpa campur tangan dari pihak lain, yang ini membuktikan bahwa astindo kaltim dibawah pimpinan  beliau telah berhasil menciptakan kepercayaan kerja yang tinggi, ditengah banyak nya organisasi yang ada sebagai pengayom anggotanya.

Pada kegiatan tersebut yang di beri tema bersilaturahim untuk lebih memperkuat kolaborasi antara sesama pelaku wisata, sdri. LEVIN yang juga saat ini merupakan pemilik sebuah travel terbesar di kaltim dan sukses bernama TOTOGASONO TOURS & TRAVEL yg berdomisili di jl. Jenderal A. Yani balikpapan, menegaskan betapa pentingnya sebuah kolaborasi yang memberikan dampak positif bagi semua kalangan pelaku usaha pariwisata, sehingga kedepannya acara seperti ini mampu menghasilkan sebuah kesepakatan dan kesepakatan bisnis yang menguntungkan semua pihak, sebab dengan berkolaborasi bersama diharapkan pastinya bisa menumbuhkan harapan baru untuk mendorong kemajuan sektor pariwisata di kaltim saat ini.

Pada acara itu sendiri terlihat setidaknya ada lebih 100 undangan yang hadir yang memenuhi ruangan kegiatan tanpa celah kursi kosong, sebagaimana disampaikan oleh Humas astindo kaltim,  sdri. FRIDA yang juga merupakan pengusaha wanita muda yang sukses mengembangkan usaha biro perjalanannya yang berbendera PELITA TOURS & TRAVEL, yang berkantor di seputar jl jenderal. Sudirman persisnya berdekatan dengan eks hotel dusit  atau le' grendeur, bahwa dahulu ada sekitar lebih 50 anggota astindo kaltim, namun karna ada pemekaran wilayah kaltim - kaltara, sehingga saat ini tercatat anggota aktif ada sekitar 20 an anggota, sebagaimana di imbuhkan oleh ketua astindo kaltim sdri. levin.

Dari setidaknya ada 100 orang undangan resmi, yang memenuhi ruang acara tanpa celah kursi kosong tersebut. Mereka para undangan sebagaimanan disampaikan oleh humas astindo kaltim diatas panggung acara, semua nya berasal dari stake holder pelaku wisata seperti PHRI, HPI, Airlines, pemilik destinasi wisata, pemilik usaha fasilitas wisata seperti oto bus bus & kapal, selain dari anggota astindo aktif yang ada di kota Balikpapan, samarinda & kuker sbg kota terdekat yang berkesempatan hadir pada acara tersebut yang setidaknya menyediakan lebih 50 doorprize dan grandprize yang sangat menggoda.

Melalui humas astindo kaltim sdri. FRIDA, nampaknya astindo kaltim menitipkan pesan kepada semua pihak agar mendukung dan menyampaikan hajat pemikiran hadirin kepada pemangku kepitusan yang saat itu hadir, yaitu dari dinas pariwisata kota balikpapan, dimana balikpapan yang menjadi gerbang kalimantan bahkan saat ini jadi gerbang utama Ibu Kota Nusantara ( IKN ) mau berperan aktif mendorong ikut dibuatnya regulasi yang melindungi dan memberikan ruang yang lebih besar kepada semua pelaku wisata di kaltim untuk bisa lebih menjadi "Tuan Rumah" sendiri di kota kota yang ada di kaltim, tidak.janya jadi penonton atas kehadiran pihak luar yang saat ini begitu masiv kehadirannya di kaltim tanpa ada siklus kerjasama ataupun kolaborasi bersama dengan para pelaku wisata yang ada di kaltim.

Kegiatan Buka puasa bersama 9 Ramadhan 1447H yang di selenggarakan di Hotel Ultima Horizon bandara Balikpapan tersebut, nampak hadir para tokoh senior pelaku wisata seperti sdr Joko purwanto, sdr Bambang wardani juga yang menjadi tokoh pelopor dan pendiri dari astindo yang ada di Kalimantan timur, yaitu bapak Ahmad Tauhid.

Sedikit dimintai tanggapannya perihal kegiatan tersebut, beliau menyampaikan rasa bangga nya, karena organisasi yang dahulu di dirikan nya di kaltim sehingga mendapat respon yang sangat baik dari pelaku wisata dan pemangku kepentingan saat itu hingga saat ini, dibawah kepemimpinan para kaum muda. Tetap mampu membaca dan mengerti atas harapan para pendiri tentang arah dan tujuan dari organisasi yang dengan segala pengorbanan beliau mampu memberikan warna tersendiri dengan keberadaannya di kaltim.

Diketahui sdr Ahmad Tauhid sendiri  saat ini masih aktif dalam komunikasi bersama para pemimpin astindo pusat di jakarta, karna menurut beliau emang sejak awal para pengurus di DPP astindo pusat semua kawan lama, yang sama sama berjuang diawal terbentuknya astindo di indonesia.


red* bang dani