Pantauterkini - Resimen Desaka Dhira Pradipha (Resimen DDP), Sekolah Inspektur Polisi (SIP) Angkatan ke-55 Tahun Anggaran 2026 Lemdik Polri, resmi menghadirkan gebrakan spektakuler dalam gelaran Pekan Olahraga dan Seni antara Siswa dan Masyarakat (Porismas) di Sekolah Pembentukan Perwira (Stukpa) Polri Sukabumi Jawa Barat.

 

Event yang akan berlangsung dari 29 April hingga 1 Mei 2026 ini mengusung tiga pilar kompetisi utama yakni Bulu Tangkis (Ajang unjuk teknik), Bola Voli (Uji kerja sama tim) dan Lomba Keterampilan Baris Berbaris / LKBB (Disiplin dan presisi).

 

Tak tanggung-tanggung, lapangan Setukpa Lemdiklat Polri bakal kedatangan dua sosok fenomenal, sang pemilik "Smash 100 Watt" Hariyanto Arbi dan maestro ganda campuran Tontowi Ahmad.

 

Dengan target ribuan partisipan, Porismas 2026 siap menjadi panggung talenta terbesar di Bumi Sukabumi. Siapkan fisikmu, asah mentalmu, dan bersiaplah berguru langsung pada sang maestro.

 

Kehadiran dua legenda bulu tangkis dunia ini diproyeksikan menjadi magnet utama bagi sekitar 2.000 pelajar SMA/MA/SMK sederajat se-Sukabumi Raya. Melalui sesi coaching clinic eksklusif, para peserta akan mendapatkan ilmu langsung dari tangan pertama tentang bagaimana mentalitas seorang juara dunia ditempa.

 

Kabid Olahraga SIP Angkatan 55, Harry Karimata Hady, S.H, menegaskan bahwa Porismas 2026 bukan sekadar ajang adu otot dan teknik. Ada misi besar untuk membakar api semangat para atlet muda Sukabumi.

 

"Kami ingin adik-adik pelajar tidak hanya melihat hasilnya, tapi menyerap sejarah perjuangan para legenda ini. Harapannya, mereka punya mentalitas 'totalitas' dalam menekuni olahraga, bukan sekadar hobi," ungkap Harry saat memberikan keterangan di Setukpa Polri kepada wartawan, Selasa (21/04/2026).


Selain mengejar prestasi, Porismas menjadi jembatan sinergitas antara Polri dan masyarakat. Harry menambahkan bahwa kegiatan ini adalah langkah preventif untuk merangkul remaja Sukabumi agar terhindar dari pengaruh negatif seperti kenakalan remaja dan bahaya narkoba.

 

"Di usia yang masih mencari jati diri, kami ingin memberikan wadah positif. Kami ingin menunjukkan bahwa polisi adalah mitra sekaligus kakak pembina bagi mereka untuk meraih prestasi setinggi mungkin," pungkasnya.

 

 

 

Editor   : Usep