Pantauterkini – Panitia Sukabumi Challenge 2 memastikan seluruh
persiapan rampung 100%. Dalam rapat koordinasi yang berlangsung kondusif tanpa
protes, semua divisi menyatakan siap menyambut hari pertandingan.
Rapat intensif itu digelar Jumat malam, 22
Mei 2026, di Kantor Sekretariat Pengcab Taekwondo Indonesia, Jl. R. Syamsudin
SH, Cikole, Kota Sukabumi Jawa Barat. Dipimpin langsung Ketua Panitia Pelaksana
Dipas Gumelar, forum ini membedah tuntas setiap detail teknis dan non-teknis.
“Kita satukan visi. Kolaborasi antardivisi
harus solid agar Sukabumi Challenge 2 melahirkan kompetisi berkualitas dan
atlet berprestasi,” tegas Dipas dalam arahannya.
Hadir juga Ketua Pengcab Taekwondo Kota
Sukabumi, Sabum Deni Ramdani, beserta jajaran perwakilan unit taekwondo
se-kota. Deni mengapresiasi soliditas tim panitia yang memadukan energi wajah
baru dengan pengalaman figur senior.
“Di edisi pertama 2023, kita tembus 500
peserta dari 5 provinsi. Sekarang, walau cakupannya hanya se-Wilker
Karesidenan, antusiasmenya luar biasa. 400 atlet sudah terdaftar untuk laga
satu hari penuh. Ini bukti kerja keras tim,” ujar Deni.
Sukabumi Challenge 2 memang menandai
kembalinya turnamen taekwondo skala besar di Kota Mochi setelah vakum tiga
tahun. Kesuksesan edisi pertama 2023 jadi tolok ukur sekaligus motivasi bagi
panitia baru untuk melampaui capaian sebelumnya.
Di akhir rapat, Deni meminta seluruh
koordinator bidang—mulai dari pertandingan, acara, K3, perlengkapan, dana dan
usaha, humas, kesekretariatan, peralatan, konsumsi, hingga dokumentasi—untuk
menuntaskan sisa pekerjaan tanpa celah.
Kini seluruh elemen panitia bersiap
memasuki fase krusial. Tahapan penimbangan badan atau weigh-in dijadwalkan
Sabtu, 23 Mei 2026. Puncaknya, laga “pol-polan” akan tersaji Minggu, 24 Mei
2026, di GOR Merdeka Kota Sukabumi.
Editor :
Usep





0 Komentar