Pantauterkini – Universitas Nusa Putra Kabupaten Sukabumi Jawa Barat, selangkah lebih dekat mewujudkan cita-cita memiliki Fakultas Kedokteran. Komitmen kuat UNP bersama Pemerintah Kabupaten Sukabumi dalam memperkuat sektor kesehatan mendapat apresiasi langsung dari Kementerian Kesehatan RI.

 

Apresiasi itu disampaikan Direktur Penyediaan SDM Kesehatan Kemenkes RI, Anna Kurniati, saat melakukan visitasi terkait usulan pembukaan Fakultas Kedokteran di Universitas Nusa Putra, Sabtu (23/5/2026).

 

Menurut Anna, dukungan penuh dari Bupati Sukabumi, Asep Japar, menjadi bukti keseriusan daerah dalam membangun masa depan layanan kesehatan berbasis sumber daya manusia lokal.

 

“Perhatian bupati ini luar biasa. Beliau all out mendukung kehadiran fakultas kedokteran di Sukabumi,” ujar Anna.

 

Ia menegaskan, kehadiran Fakultas Kedokteran di Sukabumi bukan sekadar menambah jumlah perguruan tinggi. Langkah ini merupakan strategi jangka panjang untuk menjawab kebutuhan tenaga medis, terutama di wilayah dengan cakupan geografis luas seperti Sukabumi.

 

Dengan adanya pendidikan kedokteran di daerah, peluang lahirnya dokter-dokter putra daerah yang memahami karakteristik masyarakat setempat akan semakin besar.

 

“Pelayanan kesehatan di Kabupaten Sukabumi nantinya bisa semakin baik dengan ketersediaan dokter dari putra-putri daerah,” tambahnya.

 

Langkah ini dinilai sejalan dengan agenda nasional pemerintah dalam pemerataan tenaga kesehatan, khususnya di wilayah penyangga dan daerah berkembang.

 

Rektor Universitas Nusa Putra, Kurniawan, mengaku dorongan langsung dari Bupati Asep Japar menjadi energi besar bagi kampus untuk mengambil langkah strategis di bidang pendidikan kesehatan.

 

“Berkat dorongan Pak Bupati, kami memberanikan diri membuka fakultas kedokteran. Apalagi di Sukabumi belum ada,” ungkapnya.

 

Kurniawan berharap, Fakultas Kedokteran Universitas Nusa Putra tidak hanya meningkatkan mutu pendidikan tinggi di Sukabumi, tetapi juga menjadi pusat lahirnya SDM kesehatan unggul yang siap menghadapi tantangan pelayanan kesehatan masa depan.

 

Di tempat yang sama, Bupati Asep Japar menyebut pengembangan Fakultas Kedokteran sebagai langkah strategis dan visioner yang selaras dengan arah pembangunan Kabupaten Sukabumi.

 

Menurutnya, pembangunan sektor kesehatan harus berjalan seimbang antara penyediaan fasilitas medis dan peningkatan kualitas serta kuantitas tenaga kesehatan.

 

“Pembangunan bidang kesehatan tidak hanya bertumpu pada fasilitas pelayanan medis. Kualitas dan kuantitas SDM tenaga kesehatan juga menentukan. Makanya saya sangat mendukung penuh langkah ini,” katanya.

 

 

 

 

 

 

 

 

Editor   : Usep