Kegiatan serentak nasional ini sudah berjalan sejak 14 Juni 2026 menjelang Hari Bhayangkara 1 Juli.
Kepala Rumah Sakit, Kombes Pol dr. Carles Siagian Sp.OT (K) Spine M.H, menyebut bakti sosial ini instruksi langsung Kapolri untuk mendekatkan layanan poliklinik ke masyarakat.
"Kami mendiagnosis kebutuhan masyarakat akan akses kesehatan yang cepat dan berkualitas. Melalui Bakti Kesehatan ini, RS Bhayangkara Setukpa menargetkan total 8.000 sasaran untuk pemeriksaan kesehatan gratis," ujar dr. Carles.
Rangkaian diawali cek kesehatan gratis dan pemeriksaan massa otot bagi warga Kota Sukabumi, khususnya lansia. Hingga puncak acara, lebih dari 1.000 orang sudah berpartisipasi. Posko pemeriksaan gratis masih dibuka hingga 1 Juli.
Kegiatan lain yang sudah berjalan: Donor darah: 220 kantung terkumpul bersama PMI untuk stok darah regional. Khitanan massal: 100 anak dikhitan. Tindakan dilakukan di lingkungan RS untuk jamin sterilitas alat dan ruangan. Operasi bibir sumbing: 20 anak ditangani langsung Tim Ahli RS Bhayangkara Pusat Polri.
"Untuk khitanan massal kami buat spesial di RS demi mencegah risiko infeksi. Khusus hari ini kami bawa pelayanan terbaik ke luar. Warga Sukabumi dan Cianjur yang belum daftar, pintu kami terbuka," tegas dr. Carles.
Inovasi tahun ini menyasar pekerja. Sebanyak 3.000 buruh mendapat cek kesehatan gratis. Polri juga meluncurkan "Kartu Bhayangkara Prioritas" untuk sekitar 40.000 buruh di Kota dan Kabupaten Sukabumi.
Kartu ini memberi akses khusus: contact person langsung di RS Bhayangkara untuk info bed dan pendaftaran poliklinik. Jika ruang rawat inap penuh, kelas perawatan bisa naik satu tingkat secara diskresi medis.
"Buruh adalah otot penggerak ekonomi, dan kesehatan mereka prioritas kami. Akses informasi jadi instan," kata dr. Carles, satu-satunya dokter ahli bedah tulang belakang di Sukabumi.
dr. Carles juga mengenalkan 3 fasilitas unggulan RS Bhayangkara Setukpa: Terapi Hiperbarik: Satu-satunya di Sukabumi sejak 2023, untuk pemulihan jaringan sel. Alat Cek Osteoporosis: Fasilitas deteksi keropos tulang dini yang belum dimiliki RS besar lain di Sukabumi. Cek Komposisi Tubuh & Dokter Gizi Klinik: Layanan terintegrasi satu-satunya untuk masalah berat badan berlebih.
Sekretaris TSK SPSI Kabupaten Sukabumi, Prasetyo Utomo, yang hadir menerima kartu secara simbolis menyebut ini manfaat nyata bagi buruh.
"Ini niatan yang sangat baik. Kami dapat opsi layanan kesehatan lebih premium, ada potongan biaya layanan swasta, hingga kemudahan naik kelas perawatan. Ini mempererat tali silaturahmi buruh dan Polri," kata Prasetyo.
RS Bhayangkara TK II Setukpa memastikan
seluruh dokter spesialis dan fasilitasnya didedikasikan sebagai penopang
derajat kesehatan warga Kota Sukabumi, Kabupaten Sukabumi, hingga Cianjur.
Editor :
Usep





0 Komentar