Pantauterkini – Momen silaturahmi penuh canda antara pengurus dan anggota PWI Kabupaten Sukabumi, duduk satu meja di Aula sekretariat PWI. Jalan Wartawan Cisaat Kabupaten Sukabumi Jawa Barat, pada Senin 1/6/2026.

 

Momen silaturahmi ini sengaja dipilih Ketua PWI Kabupaten Sukabumi Nuruddin Zain Syamsi, yang akrab disapa Bah Anom, untuk mengunci kekompakan. menyantap menu khas Iduladha sambil tukar cerita liputan dan ide program ke depan.

 

“Ini bukan seremoni. Ini napas organisasi. Kebersamaan begini yang bikin kita kompak saat kerja,” kata Bah Anom.

 

Di tengah obrolan hangat, tagline MASAGI (Maju, Sejahtera dan Bersinergi) kembali ditegaskan jadi panduan kerja.

 

“Maju artinya wartawan dilarang stagnan. Harus upgrade skill, melek teknologi, adaptif sama perubahan zaman. Sejahtera artinya Bukan cuma dompet. Tapi juga sejahtera secara profesi dan mental. Bersinergi artinya Kuat karena saling menguatkan, bukan saling menjatuhkan.”jelasnya

 

Menu kurban di meja makan jadi simbolnya: beda media, satu meja, satu tujuan. Bah Anom mengaitkan Iduladha dengan kerja jurnalistik. Wartawan, katanya, harus punya “jiwa kurban”.

 

“Kalau ikhlas berkorban waktu, tenaga, bahkan nyaman, tulisan kita akan bermanfaat. Publik sejahtera karena dapat info jujur. Kita maju karena dipercaya,” ujarnya.

 

Acara dihadiri pengurus harian, anggota, dan mitra kerja PWI. Bagi Bah Anom, soliditas internal itu pondasi sebelum terjun ke eksternal.

 

“Rumah harus beres dulu baru bisa bantu orang. Kalau PWI Sukabumi solid, sinergi ke pemerintah, UMKM, komunitas pasti nyambung. Itu MASAGI yang sebenarnya,” pungkasnya.

 

Dengan semangat Iduladha 1447 H, PWI Kabupaten Sukabumi berkomitmen terus bergerak maju, jaga kesejahteraan insan pers, dan hasilkan karya jurnalistik berintegritas untuk Sukabumi.

 

 

 

 

 

Editor   : Usep