Salah  Seorang Peserta Pelatihan Me dapatkan Piagam Pelatihan.


Depok, Pantau Terkini .com– Semangat memberdayakan perempuan terus diperkuat Pemerintah Kota Depok. Melalui kolaborasi Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk, dan Keluarga Berencana (DP3AP2KB) Kota Depok bersama PLN Peduli dalam Program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) PLN UIP JBB Tahun 2026 Gelar Pelatihan Wanita Tangguh Rabu (05/08/2026).

Puluhan anggota Komunitas Wanita Tangguh mengikuti Kelas Pendampingan Usaha dan Penguatan Psikososial di Kantor DP3AP2KB Kota Depok di Lantai V. Gedung Kantor Walikota Depok.

Kabid Pemberdayaan Pemberdayaan Perempuan Kantor DP3AP2 KB- Gunadi (baju Putih) ketie memberikan berdialog dengan peserta.

Program ini tidak hanRabu (05/08/2026).ya membekali peserta dengan keterampilan berwirausaha, tetapi juga memberikan pendampingan agar para perempuan mampu mengembangkan usaha sekaligus memiliki ketahanan mental dalam menghadapi tantangan ekonomi keluarga.

Kepala Bidang Pemberdayaan Perempuan DP3AP2KB Kota Depok, Gunadi, menjelaskan kegiatan tersebut merupakan kelanjutan dari pelatihan yang telah diberikan sebelumnya. Setelah peserta memperoleh keterampilan mengolah berbagai produk makanan, kini mereka memasuki tahap pendampingan bisnis.

"Pelatihan kali ini lebih kepada coaching bisnis, bagaimana mereka bisa mempromosikan produk yang sudah mereka buat sehingga usahanya dapat berkembang," ujar Gunadi.

Sebanyak 46 peserta mengikuti kegiatan tersebut. Mayoritas merupakan perempuan yang telah memiliki usaha rumahan di bidang olahan makanan, mulai dari aneka kue hingga makanan ringan. Melalui pendampingan ini, mereka didorong untuk tidak hanya mampu memproduksi, tetapi juga memahami strategi pemasaran agar omzet usaha meningkat.

Menurut Gunadi, persoalan permodalan memang masih menjadi tantangan yang sering disampaikan para pelaku UMKM. Namun, dalam program ini pemerintah lebih berfokus pada peningkatan kapasitas sumber daya manusia melalui pelatihan dan pendampingan usaha.

"Kami memberikan pelatihan agar ibu-ibu lebih siap mengembangkan usahanya. Untuk permodalan bukan bagian dari program ini, tetapi kami berharap bekal yang diberikan dapat membantu mereka meningkatkan penjualan dan memperluas pasar," katanya.

Ia menambahkan, konsep Komunitas Wanita Tangguh di Kota Depok adalah menciptakan perempuan yang mampu mandiri secara ekonomi tanpa meninggalkan perannya di dalam keluarga. Dengan usaha yang berkembang, diharapkan kesejahteraan keluarga pun ikut meningkat.

Gunadi juga menyampaikan pesan kepada seluruh peserta agar terus menjaga semangat dan tidak mudah menyerah dalam menjalankan usaha.

"Tetap semangat dan terus berusaha. Sebagian besar peserta juga menjalankan peran sebagai ibu rumah tangga, sehingga mereka memiliki tantangan ganda. Kami berharap mereka bisa sukses dan usahanya semakin berkembang," tutupnya.

Melalui sinergi antara Pemerintah Kota Depok, DP3AP2KB, dan PLN Peduli, program ini diharapkan menjadi langkah nyata dalam melahirkan perempuan-perempuan tangguh yang tidak hanya mampu bertahan menghadapi tantangan ekonomi, tetapi juga menjadi motor penggerak kesejahteraan keluarga dan masyarakat.(Bas).