Depok-Pantauterkini.com | Program jaminan kesehatan semesta atau Universal Health Coverage (UHC) kembali menjadi salah satu perhatian utama di Kota Depok. Kebijakan yang dinilai sangat strategis tersebut kini tengah dinantikan masyarakat, khususnya dalam memastikan akses pelayanan kesehatan yang lebih mudah dan merata.
Ketua DPD PKS Kota Depok, Heridianto, yang hadir dalam rapat paripurna DPRD Kota Depok, Senin (24/08/26), menegaskan bahwa proses pembahasan terkait kembalinya program UHC terus mendapat pengawalan dari jajaran legislatif.
Menurut Heridianto, UHC menjadi salah satu indikator strategis yang memiliki dampak langsung terhadap kehidupan masyarakat. Karena itu, proses menuju terealisasinya kembali program tersebut harus dipastikan berjalan dengan baik.
“Dan saat ini, sesuatu indikator yang memang sangat strategis dan juga ditunggu-tunggu tentunya oleh masyarakat Kota Depok adalah tentang kembalinya UHC,” ujar Heridianto.
Ia menambahkan, kehadirannya dalam agenda rapat paripurna tidak sekadar memenuhi undangan, tetapi juga untuk memastikan proses kebijakan berjalan sesuai dengan tujuan dan kepentingan masyarakat.
“Saya hadir selain daripada memenuhi undangan dan juga memastikan bahwa proses itu berjalan dengan baik. Mudah-mudahan nanti segala sesuatunya terpenuhi, sehingga kesejahteraan masyarakat bisa kita wujudkan bersama,” katanya.
Heridianto juga mengapresiasi kolaborasi yang terbangun di lingkungan legislatif dalam mendorong berbagai kebijakan yang menyangkut kepentingan masyarakat. Menurutnya, upaya tersebut merupakan hasil kerja bersama seluruh anggota DPRD, lintas fraksi, serta membutuhkan sinergi dengan pihak eksekutif.
“Ini hasil dari kolaborasi yang maksimal seluruh anggota dewan dan kita berterima kasih. Seluruh fraksi dan tentunya nanti dengan eksekutifnya juga berupaya untuk bisa mewujudkan itu sebagai sebuah komitmen dalam mensejahterakan masyarakat Kota Depok,” ungkapnya.
Dalam pelaksanaannya, pencapaian UHC di bidang jaminan kesehatan ditargetkan memenuhi cakupan kepesertaan minimal 98 persen dengan tingkat keaktifan peserta 80 persen. Dengan demikian, masyarakat diharapkan tetap dapat memperoleh pelayanan kesehatan dasar tanpa terkendala persoalan administrasi kepesertaan.
Program tersebut juga diarahkan untuk memastikan keberlanjutan jaminan kesehatan bagi masyarakat rentan, termasuk kelompok Desil 1 hingga 5, serta masyarakat yang memiliki tunggakan kepesertaan BPJS.
Kembalinya UHC di Kota Depok pun dinilai menjadi bagian penting dalam memperkuat perlindungan sosial masyarakat. Bukan sekadar mengejar angka cakupan kepesertaan, keberadaan program tersebut diharapkan benar-benar memberikan kepastian kepada warga ketika membutuhkan pelayanan kesehatan.
Di sisi lain, Heridianto turut menyampaikan apresiasi kepada insan pers yang selama ini dinilai memiliki peran penting dalam mengawal jalannya pemerintahan di Kota Depok.
Menurutnya, kritik dan kontrol dari media tetap dibutuhkan sebagai bagian dari upaya membangun pemerintahan yang lebih baik, selama disampaikan secara konstruktif dan berorientasi pada kepentingan masyarakat. ( Karnikus)

0 Komentar