Pantauterkini – Sejumlah 62 orang Jemaah calon haji (calhaj) asal Kabupaten Sukabumi Jawa Barat, secara resmi dilepas dari Pusat Layanan Haji dan Umroh Terpadu (PLHUT) Kabupaten Sukabumi, Kecamatan Cikembar oleh Bupati Sukabumi H. Asep Japar, pada Kamis, 7 Mei 2026.

 

Ketua DPRD Budi Azhar Mutawali. Wakil Bupati H. Andreas beserta sejumlah kepala perangkat daerah dan Forkopimda lainnya turut hadir pada prosesi pelepasan tersebut.

 

Berdasarkan data yang dihimpun, calon haji asal Kabupaten Sukabumi ini masuk dalam kloter 13 dan bergabung dengan Kota Sukabumi dan Bekasi, direncanakan terbang ke tanah suci dari Embarkasi Bekasi pada Jumat, 8 Mei 2026.

 

Bupati Sukabumi H. Asep Japar mengajak para calhaj untuk menjalankan ibadah haji ini semaksimal mungkin, atas kesempatan luar biasa menjadi tamu Allah SWT.

 

"Dari ribuan masyarakat Sukabumi, bapak dan ibu merupakan orang terpilih yang bisa menunaikan ibadah haji tahun ini. Jadikan perjalan ke tanah suci karena Allah  SWT semata," ujarnya.

 

Tak hanya itu, bupati pun berpesan agar para calhaj menjaga kesehatan selama beribadah di tanah suci, mengingat perbedaan cuaca dan padatnya rangkaian ibadah.

 

"Mari jaga kesehatan, salah satunya dengan disiplin pola makan. Ikuti juga setiap instruksi petugas selama di tanah suci," pesannya.

 

Selain itu, jemaah calhaj ini pun merupakan duta dari Kabupaten Sukabumi dan Indonesia. Oleh karenanya, bupati meminta menjaga perilaku ketika berada di tanah suci dan segala aturan di tanah suci.

 

"Jaga nama baik Kabupaten Sukabumi dan Indonesia. Tunjukan sikap tolong menolong dan ikuti aturan pemerintah di sana," tegasnya.

 

Lebih lanjut Bupati berharap para jemaah haji untuk saling tolong menolong. Apalagi, jemaah asal Kabupaten Sukabumi didominasi lansia.

 

"Bagi yang masih muda, kami harapkan untuk dapat membantu dan menjaga yang sudah tua agar dapat mendampingi para jemaah ini sebaik mungkin," harapnya

 

Di momen tersebut, Bupati pun memohon doa dari para calhaj untuk kemajuan Kabupaten Sukabumi,termasuk masyarakatnya.

 

"Mohon doakan Kabupaten Sukabumi agar semakin maju, dijauhkan dari bencana, dan masyarakatnya semakin sejahtera," pintanya.

 

Kepala Kementerian Haji dan Umroh Kabupaten Sukabumi H. Abdul Manan menambahkan, sekitar 30 calhaj asal Sukabumi berusia di atas 71 tahun. Para calhaj asal Kabupaten Sukabumi ini masuk gelombang dua, sehingga mereka akan langsung ke Mekkah.

 

"Dari 62 orang ini, didominasi berusia di atas 71 tahun. Mereka merupakan orang terpilih untuk memenuhi panggilan Allah ke tanah suci tahun ini," pungkasnya.

 

 

 

 

Editor   : Usep